Kamis, 22 Oktober 2015

Jatuh Cinta Itu...


Kata orang, jatuh cinta ada banyak bentuknya. Ada cinta monyet yang dialami remaja puber, cinta bertepuk-sebelah-tangan yang bikin banyak orang baper, sampai cinta mati yang bisa bikin candi kelar dalam sehari.

Jatuh cinta? Ya, gua sedang jatuh cinta. Kelip bintang dan bulan terasa biasa. Entahlah, mungkin mereka kalah meriah oleh hati gua yang kian merekah.

Berawal dari teman sekelas, gua dipertemukan. Seseorang dengan wajah yang unyu, rambut sebahu, dan senyumannya yang bikin gua terpaku. Karena setiap hari gua ketemu dia lama kelamaan rasa suka pun mulai tumbuh, pengen mengungkapkan tapi takut jadi menjauh.

Gua pengen banget nge-chat dia, tapi gue takut.  Takut akan penolakan. Takut akan mengganggu dia. Takut akan segalanya. Gue begitu lemah.

Tapi, waktu itu dia tiba-tiba nge-chat gue. Gue bingung. Gua jarang chatting-an sama cewek. Gak tau harus ngomong apaan. Setelah beberapa menit ngobrol, dia pun mengakhiri obrolan dengan ucapan Good Night. Sumpah, saat itu gua langsung gak bisa tidur.

Seiring berjalannya waktu, kita makin sering nge-chat. Gue jadi sering perhatiin dia, jadi makin nyaman. Dan rasa suka itupun berubah jadi rasa sayang. Gua sering bertanya kepada diri gue sendiri.

"Apakah ini yang dinamakan JATUH CINTA?"

Ya, begitulah cinta. Kadang perhatian sederhana saja bisa disalahartikan sebagai tanda sayang.

Disitu gua menyimpulkan, Jatuh Cinta Itu... hal yang sangat simple yang bisa datang kapan dan dimana saja. Lewat perhatian sederhana, sering berjumpa, atau keduanya saling terluka namun dipertemukan oleh Tuhan untuk saling menyembukan.

Wahai para empunya perasaan. Selamat malam. (:



-AA

This Is The Oldest Page

Berkomentarlah sesuai isi artikel :)
EmoticonEmoticon